Menulis artikel cepat dan tetap berkualitas di 2025 kini sangat mungkin berkat AI penulis gratis. Namun tidak semua AI cocok untuk Bahasa Indonesia, SEO, atau gaya editorial kamu. Di panduan ini, kamu akan menemukan 10 AI gratis terbaik untuk menulis artikel otomatis—lengkap dengan kelebihan, kekurangan, contoh prompt, dan workflow 15 menit agar hasilnya rapi, orisinal, serta lolos uji kualitas.
- Top 3 cepat: ChatGPT Free, Copilot, Gemini (draft ringkas & ide judul).
- Terstruktur & riset: Claude, Perplexity (outline + ringkasan sumber).
- Penyuntingan & gaya: Wordtune, QuillBot (rewrite & tone).
- Free-plan menulis panjang: Rytr, Writesonic, TextCortex (kuota terbatas).
Mengapa AI Penulis 2025 Penting untuk Blogger & UMKM
Persaingan konten makin ketat, sementara waktu produksi terbatas. AI membantu di tiga hal utama: ideasi (mencari topik & kerangka), drafting (menulis draf cepat yang koheren), dan editing (menyunting gaya bahasa, tata bahasa, serta ringkas/panjang). Dengan prompt yang tepat, AI bisa memangkas 60–80% waktu penulisan tanpa mengorbankan kualitas.
Metode Penilaian (Skor)
Untuk daftar ini, setiap AI dinilai secara praktis berdasarkan kriteria berikut:
- Kualitas Bahasa Indonesia (koherensi, tata bahasa, natural)
- Struktur & SEO (judul, H2/H3, daftar, ringkasan, FAQ)
- Kontrol Gaya (formal/santai, nada penulisan, panjang kalimat)
- Kemudahan & Kecepatan (UI, batas harian, ekspor)
- Gratis (benar-benar free atau free plan terbatas/kuota)
Disclaimer: Kebijakan “gratis” tiap layanan bisa berubah. Gunakan bagian “Catatan gratis” di tiap alat sebagai panduan awal, dan cek ulang halaman resmi saat mendaftar.
10 AI Gratis untuk Menulis Artikel Otomatis Terbaik 2025
1) ChatGPT (Free)
Kapan dipakai: ide judul, outline cepat, draf 700–1200 kata, penyederhanaan bahasa. Kelebihan: respons natural, fleksibel, kuat untuk brainstorming dan perbaikan gaya. Kekurangan: perlu arahan jelas agar struktur SEO rapi; rujukan fakta harus kamu verifikasi manual.
Prompt contoh: “Buat outline artikel 1200 kata berbahasa Indonesia, topik: manfaat AI untuk UMKM. Gunakan struktur: pembuka 120 kata + H2/H3 bertingkat + bullet ringkas + FAQ 3 butir. Gaya informatif, kalimat < 20 kata.”
Catatan gratis: versi gratis cukup untuk draf dan outline; hindari permintaan riset spesifik tanpa cek sumber.
2) Microsoft Copilot (Free)
Kapan dipakai: draf tajam plus web grounding ringkas. Kelebihan: mudah mengatur format (heading, list) dan cepat memberi ringkasan referensi. Kekurangan: kadang terlalu ringkas; perlu perluasan manual agar mencapai 1200+ kata.
Prompt contoh: “Tuliskan draf artikel 1200 kata tentang AI untuk menulis artikel. Sertakan H2/H3, tabel kelebihan/kekurangan, dan highlight box 4 poin.”
3) Google Gemini (Free Tier)
Kapan dipakai: membuat kerangka detail, memperkaya variasi sinonim, serta menulis penjelasan teknis yang lugas. Kelebihan: bagus untuk penalaran langkah-demi-langkah. Kekurangan: terkadang menggunakan istilah terlalu teknis; butuh penyederhanaan akhir.
Prompt contoh: “Buatkan 10 subtopik H2/H3 untuk artikel ‘cara kerja AI writer’, masing-masing dengan 2 bullet manfaat dan 1 contoh praktis.”
4) Claude (Free, kuota terbatas)
Kapan dipakai: penulisan panjang yang alami dan reasoning mendalam. Kelebihan: struktur paragraf rapi, koherensi bagus, kuat untuk gaya naratif. Kekurangan: batas penggunaan harian; unggah referensi untuk hasil paling akurat.
Prompt contoh: “Gabungkan ringkasan dari tiga poin ini menjadi artikel 1000–1300 kata, nada profesional-ramah, dan tambahkan FAQ 4 butir.”
5) Perplexity (Free)
Kapan dipakai: riset cepat + kerangka dengan rujukan yang bisa ditinjau. Kelebihan: memberikan tautan sumber sehingga memudahkan verifikasi fakta. Kekurangan: draf perlu dihaluskan ulang di editor lain agar mengalir natural.
Prompt contoh: “Buat ringkasan berpoin untuk ‘tren AI writer 2025’ dengan 6 poin utama + saran topik artikel turunan.”
6) Rytr (Free Plan)
Kapan dipakai: menghasilkan paragraf/deskripsi cepat berdasarkan template. Kelebihan: banyak template siap pakai; cocok untuk paragraf produk/fitur. Kekurangan: kuota karakter bulanan; hasil perlu dirangkai supaya koheren sebagai artikel panjang.
Prompt contoh: “Buat paragraf pembuka 120 kata topik ‘AI untuk blog baru’ dengan nada persuasif yang ringan.”
7) Writesonic / Chatsonic (Free Plan)
Kapan dipakai: artikel generatif yang butuh opsi judul, meta, dan ringkasan cepat. Kelebihan: antarmuka praktis untuk format blog. Kekurangan: kuota/fitur gratis bisa berubah; perlu sunting akhir agar tidak terdengar generik.
Prompt contoh: “Susun 8 variasi judul SEO untuk topik ‘AI menulis artikel gratis 2025’ (maks 60 karakter).”
8) Wordtune (Free)
Kapan dipakai: rewrite, memperpendek/memperpanjang paragraf, menyamakan nada. Kelebihan: kuat untuk polishing kalimat. Kekurangan: bukan generator artikel penuh; gunakan setelah draf jadi.
Cara pakai cepat: rekatkan paragraf, pilih casual/formal, lalu “rephrase/expand” hingga mengalir natural.
9) QuillBot (Free)
Kapan dipakai: parafrasa, perbaikan tata bahasa, dan memvariasikan kalimat agar tidak repetitif. Kelebihan: antiplagiasi gaya (bukan deteksi), ringkas/expand. Kekurangan: mode gratis terbatas; tetap lakukan pengecekan orisinalitas terpisah.
Tips: pakai mode “Standard” untuk Bahasa Indonesia yang lebih natural; gabungkan dengan editor lain untuk struktur.
10) TextCortex (Free Plan)
Kapan dipakai: menulis draf, merangkum, dan mengubah nada. Kelebihan: fleksibel untuk rewrite artikel agar konsisten. Kekurangan: kuota gratis terbatas, hasil perlu kurasi manual.
Prompt contoh: “Perpanjang paragraf berikut menjadi 120–150 kata, gaya informatif-ramah, kalimat pendek.”
Tabel Perbandingan Cepat
| Alat | Bahasa ID | Struktur SEO | Kecepatan | Gratis | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| ChatGPT | Sangat baik | Bagus (perlu prompt) | Cepat | Ya | Ideal untuk draf & ideasi |
| Copilot | Baik | Bagus | Sangat cepat | Ya | Ringkas, perlu perluasan |
| Gemini | Baik | Baik | Cepat | Ya (tier) | Kuat untuk penjelasan |
| Claude | Sangat baik | Sangat baik | Sedang | Ya (kuota) | Tulisan natural |
| Perplexity | Baik | Baik | Cepat | Ya | Riset + sumber |
| Rytr | Baik | Template | Cepat | Free plan | Karakter bulanan |
| Writesonic | Baik | Baik | Cepat | Free plan | Kredit berubah |
| Wordtune | Sangat baik | - | Cepat | Ya | Polishing/penyuntingan |
| QuillBot | Baik | - | Cepat | Ya | Parafrase / tata bahasa |
| TextCortex | Baik | Baik | Cepat | Free plan | Rewrite + ringkas |
Workflow 15 Menit: Dari Ide ke Artikel Siap Publish
- Pilih sudut bahasan spesifik (long-tail). Contoh: “AI gratis untuk artikel kesehatan” alih-alih “AI menulis”.
- Buat outline H2/H3 + bullet (pakai ChatGPT/Gemini). Pastikan ada pembuka, 2–3 bagian inti, tabel, FAQ, dan penutup/CTA.
- Generate draf per bagian (maks 200–300 kata per perintah) agar fokus dan minim pengulangan.
- Verifikasi fakta (pakai Perplexity untuk melihat sumber), lalu tambahkan rujukan umum (“Sumber resmi/halaman produk”).
- Polish gaya (Wordtune/QuillBot) agar kalimat variatif, nada konsisten, dan mudah dibaca.
- Optimasi SEO: tambah kata kunci turunan di subjudul, masukkan 1–2 internal link dan 1 eksternal tepercaya.
- Final check: baca keras-keras; pastikan alur logis, tidak berputar, dan tidak terlalu “AI-ish”.
Tips SEO Agar Skor TrueSEO Maksimal
- Judul: 55–60 karakter, ada kata “AI Gratis” + tahun “2025”.
- Meta deskripsi: 150–160 karakter, ajakan klik yang jelas.
- Heading: gunakan H2 untuk tiap alat, H3 untuk “Kelebihan/Kekurangan/Prompt”.
- Internal link: 1–2 link ke artikel relevan di fahlis.com; tambah 1 link rujukan ke bacaunduh.com bila relevan.
- Media: 1 gambar ilustrasi dengan alt deskriptif, ukuran terkompresi.
- Paragraf: rata-rata 12–18 kata/kalimat; gunakan daftar dan tabel agar mudah dipindai.
FAQ
Apakah 10 AI ini benar-benar gratis?
Mayoritas memiliki versi gratis atau free plan dengan batas harian/kredit. Untuk kebutuhan artikel panjang rutin, pertimbangkan upgrade berbayar atau kombinasikan beberapa layanan.
Apakah artikel AI aman untuk SEO?
Aman jika value-nya nyata: ada struktur jelas, data/penjelasan akurat, dan diedit manusia. Hindari menyalin mentah; selalu lakukan verifikasi dan penyuntingan akhir.
Bagaimana cara menghindari konten repetitif?
Bangun draf per bagian, gunakan sinonim, dan lakukan rewrite selektif (Wordtune/QuillBot). Tambahkan contoh/kasus nyata agar unik.
Mau daftar aplikasi & template penulisan yang lebih lengkap?

0 Komentar